守株待兔 (shǒuzhūdàitù)

Peribahasa ini bermula dari sebuah kisah jaman dahulu tentang seorang pemuda desa. Pada suatu hari ketika sedang berjalan-jalan ke suatu tempat, pemuda desa tersebut mendapati seekor kelinci yang berlari dengan sangat kencangnya, bahkan sangat kencangnya hingga menabrak pohon dan akhirnya mati. Dengan gembira ia pun memungut kelinci tersebut dan memasak dagingnya untuk mengisi perutnya yang kelaparan. Namun siapa sangka, pemuda tersebut berpikir bahwa dia akan bisa mendapati kejadian serupa di hari-hari berikutnya, sehingga dia merasa tidak perlu berusaha untuk mendapatkan makanan. Alih-alih, hari-hari berikutnya ia isi dengan datang ke pohon yang sama dan berdiam di sana untuk menunggu kelinci datang. 守株待兔 (shǒuzhūdàitù) dilakukannya setiap hari selama genap satu bulan.

 

守 (shǒu)   menjaga

株 (zhū)       batang pohon

待 (dài)        menunggu

兔 (tù)          kelinci

“Pasif Menanti Datangnya Keberuntungan”

 

Apa yang dilakukan pemuda desa tersebut tentunya menjadi suatu hal yang sia-sia. Kelinci yang berlari kencang hingga menabrak pohon dan mati bukanlah suatu hal yang dapat dijumpai setiap hari. Hal tersebut merupakan keberuntungan sesaat semata. Oleh karenanya, peribahasa ini digunakan untuk mengingatkan kita supaya tidak malas berusaha dan hanya mengandalkan keberuntungan dalam hidup. Jangan menanti keberuntungan datang, tapi ciptakan keberuntunganmu sendiri!

不  要         守株待兔    了,提起   精神,   做  些    有         成果       的    事情   吧!

Bú yào shǒuzhūdàitù le, tíqǐ jīngshén, zuò xiē yǒu chéngguǒ de shìqíng ba!

Jangan “pasif menanti datangnya keberuntungan”, bangkitkan semangat, lakukanlah hal-hal yang membuahkan hasil!

Les Mandarin - Kursus Mandarin - Pasif Menanti Datangnya Keberuntungan
Pasif Menanti Datangnya Keberuntungan

Ingin belajar bahasa Mandarin lebih banyak? Segera daftar les Mandarin atau kursus Mandarin bersama kami!

Leave a Comment