Peran Guru Mandarin

Dalam sebuah proses belajar bahasa asing, termasuk bahasa Mandarin, guru memiliki peran yang sangat signifikan dalam menentukan keberhasilan murid. Terlepas dari program belajar yang telah disusun secara profesional, belajar bahasa Mandarin tentu saja sangat memerlukan bimbingan dari guru Mandarin yang ahli dan profesional di bidangnya. Selain itu, guru Mandarin yang profesional idealnya dinilai bukan hanya dari kemampuan bahasa Mandarin, namun juga dari kemampuan mengajar bahasa Mandarin. Hanya guru Mandarin yang memiliki keahlian mengajar bahasa Mandarin lah yang dapat membantu murid untuk menguasai bahasa Mandarin dengan cepat dan tepat.

Mencari Guru Mandarin Profesional?

Apakah Anda mencari guru Mandarin yang profesional? Di “Mandarin For You”, guru Mandarin selain terbukti memiliki keahlian profesional untuk mengajar bahasa Mandarin, juga memiliki kecintaan terhadap bahasa Mandarin. Oleh karena itu, guru Mandarin kami selain dapat dengan efektif membantu murid menguasai materi pelajaran, juga dapat membantu murid menemukan motivasi untuk belajar Mandarin secara berkelanjutan.

Les Mandarin - Lestari Mahastuti - Guru Mandarin
Lestari Mahastuti

“Dulu, saya belajar karena rasa cinta saya terhadap bahasa Mandarin.

Sekarang, saya mengajar untuk menularkan kecintaan saya terhadap bahasa Mandarin.”

NamaLestari Mahastuti

雷达莉

PendidikanMaster

Teaching Chinese as Second Language, National Taiwan Normal University

国立台湾师范大学华语文教学系暨研究所

ThesisTest Design of Breadth and Depth of Vocabulary Knowledge for Chinese Learners

华语学习者词汇广度与深度知识测试的设计

Prestasi
  • IPK 4.17 (dari skala 4.3)
  • Lulusan pertama dengan masa studi 2.5 tahun (dari rata-rata 3 tahun)
  • Penerima beasiswa penuh “Taiwan Scholarship” dari Taiwan Ministry of Education selama periode 2 tahun
Profisiensi TOCFL (Test of Chinese as Foreign Language), Ministry of Education, Taiwan:

Reading Level 6 Distinguished 精通级

Listening Level 5 Superior     流利级

Writing & Speaking Level 4 Advanced    高阶级

Catatan:

Level tertinggi dari TOCFL Reading & Listening adalah level 6.

Level tertinggi dari TOCFL Writing & Speaking adalah level 4.

Pengalaman MengajarTelah berpengalaman sebagai guru Mandarin yang mengajar siswa dari beberapa negara (Indonesia, Singapura, Vietnam, Latvia) dan tingkat profisiensi (Pemula-Ahli):

2014-2015   Guru Mandarin privat online untuk siswa Center for Language Studies, National University of Singapore

2015-2016   Guru Mandarin privat program “Chinese Courses for International Students” di National Taiwan Normal University

2017-skrg   Guru Mandarin sekaligus pendiri “Mandarin For You”

Tidakkah semua orang yang bisa berbahasa Mandarin bisa mengajar bahasa Mandarin dan menjadi guru Mandarin?

Jawaban atas pertanyaan di atas adalah ‘tidak’, tidak semua orang yang bisa berbahasa Mandarin bisa mengajar bahasa Mandarin. Dengan kata lain, tidak semua orang yang bisa berbahasa Mandarin secara otomatis dapat dinobatkan menjadi guru Mandarin, apalagi dengan embel-embel kata ‘profesional’ di belakang kata ‘ guru Mandarin ‘ tersebut.

Sebelum memahami alasannya lebih lanjut, ada baiknya kita coba ingat kembali proses kita dalam belajar bahasa ibu kita, yaitu bahasa Indonesia. Apakah kita sama sekali tidak bisa berbahasa Indonesia sebelum menginjakkan kaki di kelas bahasa Indonesia di sekolah? Dengan kata lain, apakah kita baru mengenal satu per satu kosakata bahasa Indonesia saat mengikuti pelajaran bahasa Indonesia di sekolah? Tentu jawabannya adalah ‘tidak’. Selain itu, apakah kita pernah menyadari bahwa tanpa mengingat dengan benar struktur tata bahasa Indonesia pun, kita tetap dapat secara otomatis berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dengan benar? Lantas bagaimana dengan lafal? Apakah kita merasa bahwa tanpa susah payah pun kita sekarang mampu menguasai lafal bahasa Indonesia dengan baik? Jawabannya adalah ‘ya’! Dan kesemua hal tersebut di atas adalah mungkin karena bahasa Indonesia adalah bahasa Ibu kita, sebuah privilege yang tidak akan pernah dimiliki oleh orang asing yang ingin belajar bahasa Indonesia sebagai bahasa asing.

Lantas, apakah kita semua tahu cara mengajarkan bahasa Indonesia kepada orang asing, sebagai contoh kepada mereka para penutur asli bahasa Mandarin?

  • Apa yang dapat dilakukan untuk membimbing penutur asli bahasa Mandarin untuk mengingat kata-kata bahasa Indonesia yang seringkali terdiri dari banyak suku kata, sementara mereka terbiasa dengan kata-kata bahasa Mandarin yang sebagian besar hanya terdiri dari 1-2 suku kata?
  • Bagaimana melatih penutur asli bahasa Mandarin untuk secara otomatis menguasai struktur S-P-O-K, sementara mereka sangat terbiasa dengan struktur S-K-P-O?
  • Bagaimana menjelaskan cara pelafalan konsonan B, D, G, apabila mereka bahkan tidak pernah mengenal bunyi konsonan tersebut dalam bahasa Mandarin?

Kenapa harus belajar bersama guru Mandarin profesional?

Apabila kita merasa bahwa pertanyaan-pertanyaan di atas sulit untuk dijawab, dapat dikatakan kita sudah mulai menyadari pentingnya peran guru bahasa, termasuk guru Mandarin, yang profesional. Ketika kita sebagai penutur asli bahasa Indonesia pun belum tentu bisa mengajarkan bahasa Indonesia dengan baik kepada orang asing, maka tak diragukan penutur asli bahasa Mandarin pun tidak semuanya memiliki ilmu untuk mengajarkan bahasa Mandarin, apalagi menjadi guru Mandarin.

Kesadaran akan hal tersebut, yang tentunya didukung dengan permintaan guru Mandarin profesional yang semakin meningkat secara global, telah menjadikan jurusan Teaching Chinese as a Second Language (TCSL) menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin berkarir sebagai guru Mandarin. Di Taiwan maupun China, TCSL merupakan jurusan bergengsi yang dipilih oleh para calon guru Mandarin, baik mereka yang merupakan penutur asli maupun bukan. Di program Master TCSL National Taiwan Normal University misalnya, perbandingan antara mahasiswa penutur asli dan bukan adalah 2:1. Para calon guru Mandarin tersebut bersama-sama menimba ilmu untuk menjadi guru Mandarin yang profesional di masa yang akan datang.

Apa yang dapat ditawarkan oleh guru Mandarin profesional kepada Anda?

  • Guru Mandarin memiliki ilmu tentang seluk beluk bahasa Mandarin secara menyeluruh, mencakup teknik pelafalan, kosakata, struktur tata bahasa, dan sebagainya.
  • Guru Mandarin menggunakan metode belajar bahasa Mandarin yang paling efektif & efisien serta telah teruji keunggulannya melalui serangkaian riset terpercaya.
  • Selain ilmu tentang bahasa dan pengajaran bahasa Mandarin, guru Mandarin juga memahami tentang psikologis dalam proses belajar bahasa asing, terutama bahasa Mandarin.
  • Guru Mandarin mengerti tentang letak kesulitan-kesulitan utama dalam belajar bahasa Mandarin dan cara menakkukkannya.
  • Guru Mandarin memiliki kemampuan berbahasa Mandarin baku yang baik dan benar, termasuk standar pelafalan, struktur tata bahasa, dan sebagainya.

Tips Dasar Belajar Bahasa Mandarin dari Guru Mandarin “Mandarin For You”

Masih takut untuk memulai belajar bahasa Mandarin bersama guru Mandarin kami? Simak tips-tips dari guru Mandarin ”Mandarin For You“ berikut supaya Anda memiliki pemahaman yang benar tentang bahasa Mandarin dan yakin bahwa bahasa Mandarin tidak sesulit yang dibayangkan selama ini.

Nada memang penting, tapi konteks akan selalu hadir untuk memperlancar komunikasi Anda.

Sebagian besar kata dalam bahasa Mandarin hanya terdiri dari 1-2 suku kata. Selain itu, terdapat banyak kata yang terdiri dari konsonan dan vokal yang sama persis, namun memiliki arti yang berbeda. Oleh karena itu, bahasa Mandarin mengenal nada untuk membedakan kata-kata yang sama namun memiliki arti berbeda. Contoh:

诗 shī   dibaca dengan nada tinggi datar, artinya ‘puisi’

十 shí   dibaca dengan nada naik, artinya ‘sepuluh’

史 shǐ dibaca dengan nada rendah (turun-naik), artinya ‘sejarah’

室 shì   dibaca dengan nada turun, artinya ‘ruangan’

Kalau dilihat dari contoh di atas, memang benar bahwa perbedaan nada dalam bahasa Mandarin dapat membedakan arti. Tapi coba kalau kita mau bicara kalimat seperti ini:

我要买十个苹果。

Wǒ yào mǎi shí ge píngguǒ.

“Saya mau membeli sepuluh buah apel.”

Kata yang harus kita ucapkan adalah shí (sepuluh). Namun apabila kita salah melafalkannya menjadi shī (puisi), apakah ucapan kita sama sekali tidak akan dimengerti oleh lawan bicara kita? Belum tentu. Karena kalimat ‘saya mau membeli puisi buah apel’ sama sekali tidak ada maknanya.

Konteks selalu hadir untuk membantu proses komunikasi. Yang Anda perlukan hanyalah melatih kepercayaan diri untuk berbicara bahasa Mandarin, tentu saja bersama guru Mandarin kami!

Menulis karakter Mandarin mungkin memang sulit, tapi membaca karakter Mandarin pasti lebih mudah.

Tidak seperti halnya bahasa yang karakternya menggunakan simbol bunyi (misal: alfabet A-Z), bahasa Mandarin menggunakan karakter yang berfungsi sebagai simbol arti. Setiap karakter memiliki bentuk berbeda yang masing-masing melambangkan arti yang berbeda, lafalnya tidak dapat dieja, sehingga kita tidak bisa tahu cara menuliskan karakter tersebut kecuali dengan menghafalkan goresannya.

Apakah itu sulit? Ya, bisa jadi itu sulit. Namun satu hal yang perlu diingat adalah bahwa kita bisa memiliki kemampuan membaca karakter Mandarin tanpa bisa menuliskannya. Hal tersebut dimungkinkan karena sekedar mengingat bentuk karakter secara garis besar jauh lebih mudah daripada mengingat setiap bentuk goresan dan menuangkannya dalam wujud tulisan.

Tapi, bukankah kita harus tetap bisa menulis? Itu tergantung dari tujuan belajar Anda. Tentu saja Anda juga dapat mengkomunikasikan tujuan belajar tersebut dengan guru Mandarin kami. Namun tak dapat dipungkiri, saat ini komunikasi yang paling sering dilakukan bukan lagi melalui tulisan tangan, namun melalui media digital seperti email, chatting, dan sebagainya. Anda hanya perlu mengetahui bagaimana mengeja karakter yang ingin Anda tuliskan dan mengetikkannya, maka karakter yang Anda inginkan akan muncul dengan sendirinya. Praktis!

Bahkan, menurut pengalaman guru Mandarin kami yang telah tinggal di Taiwan selama beberapa tahun, penutur asli bahasa Mandarin pun tak luput dari kesulitan menulis. Tak jarang orang dewasa pun lupa bagaimana cara menuliskan sebuah karakter tertentu, karena begitu terbiasanya mereka dengan berkomunikasi dengan cara mengetik. Hal tersebut disampaikan bukan untuk mengurangi motivasi Anda dalam belajar menulis, tapi untuk memberikan gambaran bahwa merasa kesulitan saat belajar menulis itu sangat wajar. Di sisi lain, tulisan tangan pun bukanlah satu-satunya cara supaya Anda dapat berkomunikasi melalui bahasa tertulis. Tetaplah yakin bahwa selalu ada cara-cara sederhana yang dapat membantu kita untuk berkomunikasi dalam bahasa Mandarin.

Perkaya pengetahuan dengan pemahaman terhadap nilai-nilai budaya yang terkandung dalam bahasa Mandarin.

Setiap guru Mandarin mengerti bahwa tujuan utama belajar bahasa asing adalah supaya dapat berkomunikasi dengan lancar dalam bahasa tersebut. Namun, semata-mata belajar untuk berkomunikasi, terkadang bisa membuat suasana hati jenuh. Guru Mandarin kami tahu bahwa mereka yang tertarik untuk memahami nilai-nilai budaya yang terkandung dalam sebuah bahasa, cenderung memiliki motivasi lebih, bertahan untuk belajar lebih lama, dan mencapai tingkat profisiensi yang lebih tinggi.

Bahasa Mandarin pun tak luput dari kandungan nilai budaya yang menarik. Sebagai contoh kita coba lihat 3 karakter berikut:

你 nǐ   ‘Kamu’

心 xīn   ‘Hati’

您 nín  ‘Anda’

Dapat kita lihat bahwa karakter 您 nín (Anda) merupakan gabungan antara karakter 你 nǐ (Kamu) dan 心 xīn (Hati). Pada saat menyapa atau memanggil orang yang lebih kita hormati, kata yang tepat untuk digunakan adalah 您 nín (Anda), bukan sekedar 你 nǐ (Kamu). Dari bentuk karakternya,  您 nín (Anda) mengandung nilai ‘kamu’ yang ada di (ditempatkan di atas) ‘hati’ saya, menunjukkan rasa hormat yang sejatinya berasal dari hati. Menarik bukan? Selain menarik, apakah pemahaman tentang hal tersebut dapat membantu kita lebih mudah mengingat cara penulisan karakter  您 nín (Anda)? Ya,tentu saja.

Perbanyak input dan lakukan imitasi.

Tips dari guru Mandarin yang satu ini sangat sederhana, namun juga sangat membantu. Pernahkah kita berpikir bagaimana seorang anak kecil belajar bahasa ibunya? Sederhana sekali, input yang konstan dari lingkungan sekitar dan kebutuhan yang mendesak untuk melakukan imitasi. Input yang konstan tentu saja dimungkinkan karena mereka berada di lingkungan yang terdiri dari para penutur asli. Kebutuhan yang mendesak untuk melakukan imitasi tentu saja karena mereka harus berkomunikasi dengan orang di sekitarnya untuk menyampaikan maksud dan keinginan kepada orang lain. Sederhana.

Namun, bagaimana proses yang sederhana itu bisa diterapkan untuk belajar bahasa asing? Selain belajar bersama guru Mandarin di kelas, memperbanyak input bahasa Mandarin bisa dilakukan melalui berbagai media, menonton film, mendengarkan lagu, bahkan berita berbahasa Mandarin pun tersedia di stasiun televisi Indonesia. Perbanyaklah input melalui media-media tersebut dan buat telinga Anda terbiasa mendengar bahasa Mandarin. Masalah mengerti isinya atau tidak, itu masalah lain. Biasakan telinga Anda! Pendengaran yang terlatih akan mendorong pelafalan yang sempurna. Jangan enggan untuk melakukan imitasi, tirukan semirip mungkin kata-kata yang Anda dengar, cara mereka berbicara, intonasi, dan sebagainya.

Bagaimana kalau kita tidak mengerti apa yang kita dengar? Semakin terlatih pendengaran kita, semakin mampu pula kita menangkap kata-kata mana dalam sebuah kalimat yang tidak kita pahami. Maka, cari tahulah! Kamus elektronik merupakan alat yang praktis, meskipun tidak selalu akurat. Senantiasa dorong rasa ingin tahu Anda. Masih ragu juga dengan jawaban yang ditemukan? Tanyakan atau konfirmasikan kepada guru Mandarin yang terpercaya. Guru Mandarin kami akan memberikan jawaban yang akurat untuk Anda. Benar atau salah tidak masalah. Rasa penasaran dan proses mencari jawaban itu lah yang akan memperkuat daya ingat Anda.

Temukan hal-hal yang mudah & dorong motivasi belajar Anda.

Keluhan yang paling sering didengar oleh guru Mandarin mungkin adalah bahwa bicara bahasa Mandarin repot karena harus mengingat nada. Namun, pernahkah kita berpikir bahwa setiap bahasa memiliki keunikan dan tingkat kesulitan tersendiri. Melihat kembali contoh di poin nomor 1 di atas, apabila kita balik pola berpikir kita, apakah lebih mudah mengingat dan berlatih melafalkan satu suku kata ‘shi’ untuk 4 arti kata? Ataukah lebih mudah mengingat ‘puisi’, ‘sepuluh’, ‘sejarah’, dan ‘ruangan’ yang total terdiri dari 12 suku kata untuk 4 arti kata yang sama? Tepat sekali, beda bahasa, beda juga kesulitan yang harus dihadapi untuk mempelajarinya.

Jadi, tetap motivasi diri Anda dengan yakin bahwa dibalik setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Selain itu dibalik setiap kesulitan, selalu ada guru yang siap membantu Anda untuk menaklukkannya.

Fokus pada hal-hal yang sulit & taklukkan.

Proses belajar tak akan lepas dari kesulitan. Bahkan seorang guru Mandarin sekalipun pernah melalui proses belajar yang tidak mudah. Fokuslah pada hal-hal yang Anda rasa sulit & taklukkan secara bertahap. Tentu saja dengan bimbingan guru Mandarin kami, menaklukkan tantangan-tantangan tersebut bukan lagi menjadi suatu hal yang sulit dicapai.

Jadi, tunggu apa lagi? Belajarlah hanya bersama guru Mandarin profesional di “Mandarin For You”!