当仁不让 (dāngrénbúràng)
Dibandingkan dengan dua peribahasa yang telah kita pelajari sebelum ini, 隔岸观火 (gé’ànguānhuǒ) dan 混水摸鱼 (húnshuǐmōyú), peribahasa dalam materi kali ini memiliki makna yang berlawanan. 隔岸观火 (gé’ànguānhuǒ) menceritakan tentang seseorang yang hanya berpangku tangan ketika orang lain mengalami kesusahan, sedangkan 混水摸鱼 (húnshuǐmōyú) menggambarkan orang yang bukan hanya berpangku tangan dan tidak peduli, namun bahkan berusaha untuk mengambil keuntungan pribadi di tengah kesulitan yang dialami orang lain.
Bagaimana dengan 当仁不让 (dāngrénbúràng)?
当 (dāng) sebagai (menjadi; melakukan)
仁 (rén) kebaikan; kemanusiaan
不 (bú) tidak
让 (ràng) mengalah; membiarkan
“Berlomba-lomba dalam Melakukan Kebaikan”
Apabila dilihat dari makna kata per kata, secara keseluruhan peribahasa ini dapat diartikan sebagai “(ketika) melakukan kebaikan tidak mengalah”. Dalam konteks bahasa Indonesia, peribahasa ini menyarankan supaya kita senantiasa “berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan”.
Melakukan kebaikan harus dimulai dari diri sendiri. Orang lain bersikap 隔岸观火 (gé’ànguānhuǒ) maupun 混水摸鱼 (húnshuǐmōyú) bukanlah hal yang dapat kita kendalikan, namun pilihan untuk menjadi pribadi yang 当仁不让 (dāngrénbúràng) atau tidak sepenuhnya berada di tangan kita.
帮助 老人家 过 马路 是 当仁不让 的 事情,你 又 何必 客气 呢!
Bāngzhù lǎorénjiā guò mǎlù shì dāngrénbúràng de shìqíng, nǐ yòu hébì kèqì ne!
Membantu orang tua menyeberang jalan adalah urusan “berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan”, kamu kenapa juga harus sungkan!

Ingin belajar lebih banyak tentang bahasa Mandarin? Segera daftar les Mandarin di “Mandarin For You”!